Kamis, 22 Januari 2015

Pesona Kawah Ratu Di Gunung Tangkuban Perahu Bandung


Bingung mencari tempat wisata alam terbaik di Bandung? Tak perlu repot karena objek wisata Gunung Tangkuban Perahu bisa menjadi destinasi liburan pilihan Anda.

Objek Wisata alam di Lembang, Bandung ini menawarkan panorama alam yang mempesona, tak heran jika kawasan wisata Gunung Tangkuban Perahu selalu ramai dipadati para pengunjungnya, terlebih saat musim libur sekolah tiba.

Harga tiket masuk Tangkuban Perahu yang tergolong murah serta tempat Piknik yang nyaman menjadi alasan para pengunjung memilih Tangkuban Perahu sebagai Objek Wisata pilihan keluarga.
Kawasan Wisata Gunung Tangkuban Perahu yang berlokasi di Lembang ini hanya berjarak sekitar 20 KM dari Kota Bandung Utara.

Tingginya jumlah pengunjung di Tangkuban Perahu membuat jalan raya sekitar Lembang kerap dilanda kemacetan.

Saat tiba di kawasan wisata ini Anda bisa menyaksikan sebuah Pegunungan yang terlihat seperti Gunung terbalik, lengkap dengan Kawah yang kerap mengeluarkan kepulan asap putih di bagian atasnya, Kawah Putih tersebut biasa di sebut dengan Kawah Ratu dan Kawah Domas.

Selain memandangi Kawah Putih dari atas bebatuan terjal para pengunjung bisa berjalan – jalan mengitari kawasan Wisata Tangkuban Perahu dengan menunggang Kuda yang banyak di sewakan para Pemiliknya.

Tarif sewa kuda di Tangkuban Perahu sekitar 20 Ribu Rupiah untuk 1 kali Putaran, tak perlu takut terjatuh karena selama menunggang Kuda, Anda akan di pandu oleh pemiliknya yang setia menemani Anda selama menunggangi Kuda.

Gunung Tangkuban Perahu sendiri menyimpan cerita Rakyat yang hingga kini masih menjadi legenda menarik Masyarakat Pasundan.

Konon pada jaman dahulu ada seorang Pemuda bernama Sangkuriang yang jatuh cinta dan ingin sekali menikahi Dewi Sambi yang tak lain adalah Ibu Kandung Sangkuriang.

Dewi Sambi yang mengetahui bahwa Sangkuriang adalah Anak Kandungnya memberikan syarat yang berat  yakni membuat Danau dan Perahu dalam waktu 1 malam, syarat tersebut di ajukan Dewi Sambi dengan maksud agar puteranya tidak melanjutkan keinginan untuk mempersunting dirinya.

Singkat cerita, Sangkuriang gagal menyelesaikan pekerjaannya membuat Danau dan Perahu,dengan perasaan Kecewa dan Marah , Sangkuriang pun menendang Perahu yang telah dibuatnya, Perahu itupun terjatuh dan terbalik dan kini menjadi Objek Wisata Gunung Tangkuban Perahu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar